Brebes, pdambrebes.info – Jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Baribis Kabupaten Brebes menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan Peternakan Sapi Perah Terpadu milik PT Global Dairi Bersama (GDB), bagian dari Savoria Group, di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Senin (20/7).
Pembangunan peternakan sapi perah terpadu tersebut menjadi salah satu investasi strategis di sektor peternakan nasional.
Kawasan ini nantinya diproyeksikan menjadi peternakan sapi perah terbesar di Indonesia dengan konsep modern dan terintegrasi.
Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman dan dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, serta jajaran pemangku kepentingan lainnya termasuk Direksi Perumda Air Minum Tirta Baribis.
Kehadiran jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Baribis dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan investasi dan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Brebes.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan peternakan sapi perah terpadu tersebut.
Menurutnya, keterlibatan sektor swasta menjadi bagian penting dalam meningkatkan produksi susu nasional.
“Kami bangga putra terbaik bangsa membangun untuk industri susu. Ini kita nanti-nantikan dan ini adalah harapan Bapak Presiden Republik Indonesia. Ini produksi bisa mencapai 180.000 ton per tahun. Nah ini bisa memenuhi sama dengan 20 persen dari produksi nasional,” ujarnya.
Peternakan yang berdiri di atas lahan sekitar 710 hektare tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi sentra agribisnis sekaligus klaster peternakan modern.
Dengan kapasitas mencapai 30.000 ekor sapi perah berkualitas unggul, kawasan ini menjadi salah satu langkah besar dalam mendukung peningkatan produksi susu segar dalam negeri.
CEO Savoria Group, Ihsan Mulia Putri menyebutkan bahwa peternakan yang dibangun di Brebes tersebut akan menjadi peternakan sapi perah berkelas dunia.
“Di atas lahan tempat kita berada hari ini. Sebentar lagi kita akan melakukan peletakan batu pertama untuk didirikan peternakan sapi berkelas dunia yang terbesar se-Indonesia,” ungkap Ihsan.
Ia menjelaskan, peternakan tersebut akan menerapkan konsep modern dengan sistem kandang terbuka yang didukung teknologi pengendalian suhu.
Inovasi tersebut diterapkan untuk mengatasi salah satu tantangan utama dalam pemeliharaan sapi perah jenis Friesian Holstein, yaitu heat stress atau stres akibat suhu panas.
“Salah satu masalah utama dari jenis sapi Friesian Holstein adalah panas, heat stress. Kalau sapinya stres, produksi turun. Maka kami adalah satu-satunya bersama peternakan sapi di Subang, kandangnya terbuka seperti ini. Jadi sapinya tidak ditutup, matahari bisa masuk, udara bisa sirkular, tapi ada cooling system di dalamnya untuk membantu sapi mengurangi heat stress ini,” jelas Ihsan.
Selain sistem kandang modern, pengelolaan peternakan juga akan didukung teknologi digital berbasis Internet of Things (IoT).
Setiap sapi nantinya akan dilengkapi identitas digital untuk membantu proses pemantauan kesehatan dan kualitas produksi susu.
“Dan tiap sapi ada ID supaya kita bisa mengukur kualitas dari susunya,” tambah Ihsan.
Peternakan ini ditargetkan mampu menghasilkan produksi susu segar hingga 180.000 ton per tahun.
Dengan kapasitas tersebut, keberadaan peternakan GDB di Brebes diharapkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan produksi susu nasional sekaligus memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu pemasok susu segar terbesar di Indonesia.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Brebes, Perumda Air Minum Tirta Baribis terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui sinergi bersama pemerintah dan berbagai pihak.
Kehadiran investasi berskala nasional seperti pembangunan peternakan sapi perah terpadu ini menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan potensi daerah.
Melalui kolaborasi antar instansi dan pemangku kepentingan, Kabupaten Brebes terus memperkuat perannya sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor agribisnis dan industri pangan nasional.(*)