BREBES – Pasca bencana banjir yang memutus Jalur Distribusi Utama (JDU) ke arah Desa Adisana, menindaklanjuti intruksi dari direktur utama melalui direktur/dirtek Perumda Air Minum Tirta Baribis bergerak cepat. Direktur Teknik (Dirtek), Joko Supriyatno, SE, memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke lokasi terdampak untuk memastikan langkah percepatan perbaikan sekaligus aspek administrasi penganggaran, Sabtu (7/2).
Dalam peninjauan ini, Dirtek didampingi oleh Kasubag Perencanaan Yusni Apri, Kasubag Produksi M. Amin, serta jajaran tim teknik. Kehadiran Kasubag Perencanaan secara khusus bertujuan untuk menaksir perkiraan anggaran perbaikan. Mengingat bencana ini termasuk kategori force majeure (keadaan memaksa) yang tidak masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) reguler, penghitungan cermat diperlukan agar secara administrasi tidak menyalahi aturan yang berlaku.
Beberapa opsi yg nanti akan kita laukan terkait janga pendek dan panjang :

  1. Tetap dijalur lama tapi digali pakai excavator biar aman dan ada spot brp titip pakai trusblock beton
  2. Digali disebelah/atas jalur lama pakai excavator dan ada kompensasi untuk tanah yg terlewati
  3. Jalur baru agak memutar menghindari banjir lewat irigasi digali pakai excavator dan ada sebagian kompensasi tanah terlewati.
    “Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan datang. Baru saja kemarin selesai diperbaiki, banjir kembali menghantam. Karena ini kondisi force majeure, kami menyertakan tim perencanaan untuk menaksir anggaran agar penanganan darurat ini tetap akuntabel dan sesuai prosedur administrasi perusahaan,” jelas Joko Supriyatno di lokasi.
    Di lapangan, tim direksi berkoordinasi intensif dengan Pimpinan Unit Bumiayu guna memetakan kerusakan. Sesuai tupoksinya dalam menangani pipa JDU, Kasubag Produksi M. Amin menegaskan bahwa tim teknik akan segera menindaklanjuti hasil monev tersebut dengan pengerjaan fisik guna memulihkan aliran air yang sempat mati total.
    Sementara perbaikan jaringan dikebut, Kabag Humas Yudi Triono telah menyiagakan armada tangki air bersih untuk menyuplai kebutuhan warga Desa Adisana yang terdampak, sehingga pelayanan masyarakat tetap terjaga di tengah masa darurat.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *